Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Desa Cagakagung dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas BUMDes, PKK, dan tenant kuliner dalam mengelola sentra kuliner berbasis ekonomi hijau. Analisis situasi menunjukkan bahwa sebelum program, fasilitas kuliner masih terbatas, tata kelola BUMDes belum optimal, serta tenant kurang terampil dalam manajemen usaha, keuangan, dan pemasaran digital. Permasalahan tersebut diatasi melalui penerapan teknologi berupa penyediaan delapan unit rombong, meja kursi, lesehan, alas sintetis, dan lampu hias, serta pelatihan dan pendampingan intensif mencakup penyusunan business plan, akuntansi digital berbasis android dan QRIS, manajemen produksi, pelayanan, pemasaran online–offline, pembuatan konten media sosial, hingga fasilitasi legalitas usaha berupa NIB dan sertifikasi halal. Hasil program menunjukkan peningkatan aset BUMDes sebesar 12%, kenaikan pendapatan tenant rata-rata 30%, peningkatan omzet hingga 40%, serta peningkatan keterampilan manajerial tenant dan PKK mencapai 60%. Luaran program berupa artikel ilmiah, publikasi media massa, video dokumentasi, dan poster publikasi. Program ini terbukti mampu memperkuat kapasitas kelembagaan dan usaha kuliner desa, serta direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui diversifikasi produk, digitalisasi pemasaran, dan penerapan konsep green foodcourt yang dapat direplikasi ke desa sekitar.
Copyrights © 2025