Program kerja KWT Level Up bertujuan untuk mengatasi kendala pertanian yang dihadapi KWT meliputi keterbatasan teknologi penyiraman, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) penyebab menurunnya kualitas maupun kuantitas hasil panen, serta risiko gagal panen yang berdampak pada rendahnya produktivitas. Permasalahan ini dapat terjadi dikarenakan keterbatasan akses dan informasi teknis yang dimiliki. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas teknis dan keterampilan anggota KWT melalui program KWT Level Up yang berfokus pada penerapan inovasi sederhana, murah, dan ramah lingkungan yang berbasis pada edukasi pertanian terpadu. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu identifikasi masalah melalui survei dan diskusi, edukasi serta demonstrasi langsung di lahan, dan tahap evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan inti mencakup pembuatan springkler sederhana untuk efisiensi penyiraman, pembuatan perangkap hama lalat buah (Petrogenol Trap) berbasis Integrated Pest Management (IPM), dan penanaman refugia berupa bunga pukul sembilan (Portulaca grandiflora). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Sprinkler dapat mempercepat waktu penyiraman hingga setengah dari cara manual dengan kebutuhan tenaga kerja dan air yang lebih efisien. Penerapan Petrogenol Trap terbukti mampu menarik dan menjebak lalat buah, sehingga kondisi buah hortikultura lebih terjaga. Penanaman refugia tidak sempat telaksana hingga tanaman tumbuh, namun secara teoritis diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ekosistem pertanian. Program ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kemandirian anggota KWT dalam mengelola lahan hortikultura yang terpadu dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025