Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Karangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sebagai upaya memperkuat layanan pendidikan inklusif di tingkat PAUD. Berdasarkan asesmen awal, ditemukan tiga permasalahan utama, yaitu terbatasnya pengetahuan guru dalam mengidentifikasi dan menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), rendahnya pemahaman orang tua terhadap tumbuh kembang anak, serta minimnya media stimulasi yang mendukung perkembangan anak. Dari 101 peserta didik, tercatat 3 anak terdiagnosa speech delay dan lebih dari 10 anak terindikasi ABK. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga bentuk intervensi. Pertama, edukasi dan diskusi dengan guru mengenai penggunaan alat skrining perkembangan anak, yang meningkatkan keterampilan guru dalam mengenali tanda awal ABK. Kedua, penyuluhan bagi orang tua yang mendorong pemahaman lebih baik tentang pola asuh dan pendampingan anak, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan guru. Ketiga, pemberian alat stimulasi edukatif yang dapat digunakan untuk melatih motorik, konsentrasi, serta pemahaman bahasa anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas guru dalam deteksi dini, bertambahnya kesadaran orang tua terhadap kebutuhan anak, serta tersedianya media stimulasi yang bermanfaat untuk mendukung pembelajaran inklusif. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi sekolah dan keluarga guna mewujudkan layanan pendidikan yang lebih ramah bagi ABK.
Copyrights © 2025