Peningkatan kualitas layanan perpustakaan menuntut strategi yang tepat dalam pengelolaan koleksi buku, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dan preferensi pemustaka. Salah satu permasalahan umum yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara koleksi yang tersedia dengan minat baca pengguna. Pemanfaatan teknologi data mining dalam pengelolaan perpustakaan menjadi penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data peminjaman buku menggunakan metode K-Means Clustering guna menentukan kebutuhan penambahan buku di Perpustakaan Depan SMK Negeri 8 Jakarta. Tahapan penelitian meliputi seleksi data, penentuan jumlah cluster dan centroid awal, serta proses iteratif hingga mencapai konvergensi. Hasil clustering menunjukkan dua kelompok utama, yaitu buku yang sering dipinjam dan buku yang jarang dipinjam. Buku dengan tingkat peminjaman tertinggi berdasarkan kategorinya direkomendasikan untuk ditambah dalam koleksi guna memenuhi kebutuhan pengguna. Proses clustering menghasilkan pemisahan cluster yang stabil dan mampu merepresentasikan pola peminjaman secara akurat, dengan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,63. Hal ini menunjukkan bahwa metode clustering yang diterapkan berjalan secara efektif dan menghasilkan kualitas pengelompokan yang baik. Implementasi metode ini terbukti mendukung perumusan strategi penambahan buku secara objektif dan efisien.
Copyrights © 2026