Meningkatnya jumlah sampah plastik menuntut adanya sistem pemilahan yang lebih efisien dan akurat. Pemilahan sampah secara manual masih memiliki keterbatasan dari segi waktu dan ketelitian. Oleh karena itu, diperlukan sistem deteksi otomatis berbasis computer vision menggunakan model YOLOv8 dan Roboflow untuk membedakan sampah plastik dan non-plastik secara efektif. Penelitian ini berfokus pada evaluasi kinerjamodel YOLOv8 untuk mengotomasi deteksi sampah Plastik dan Non-Plastik, sebuah langkah krusial dalam pengelolaan limbah modern. Menggunakan dataset yang disediakan Roboflow, model dikembangkan dan diuji coba seluruhnya di lingkungan Google Colab. Model YOLOv8 menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, dengan capaian mean Average Precision (mAP) mencapai 95,2% dan akurasi 94,5%. Kinerja tinggi ini didukung oleh nilai presisi dan recall yang kuat, menandakan kemampuan klasifikasi yang handal. Studi ini menyimpulkan bahwa YOLOv8 adalah pilihan yang efektif dan efisien untuk penerapan dalam teknologi pemilahan sampah otomatis, yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pengelolaan sampah di berbagai skala.
Copyrights © 2026