Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendeteksi kebakaran otomatis berbasis mikrokontroler Arduino yang mengintegrasikan sensor gas MQ-135, sensor suhu dan kelembapan DHT11, serta sensor api. Permasalahan yang diangkat adalah tingginya risiko kebakaran pada area konstruksi baja akibat aktivitas seperti pengelasan, dengan sistem deteksi konvensional yang belum mampu memberikan peringatan dini secara efektif dan real-time. Sistem ini menggunakan metode regresi linear sederhana untuk menganalisis perubahan kadar gas berbahaya secara real-time. Arduino berperan sebagai pusat kontrol, modul WiFi ESP8266 menghubungkan sistem ke platform IoT Blynk, serta LCD dan buzzer digunakan sebagai media informasi dan peringatan. Selain itu, sistem dilengkapi fitur notifikasi email untuk memberikan peringatan cepat kepada pengguna. Data dari ketiga sensor diolah secara menyeluruh untuk mendeteksi potensi kebakaran. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memonitor kondisi lingkungan dengan akurat dan memberikan peringatan dini melalui buzzer, notifikasi aplikasi, serta email jika parameter melewati ambang batas. Sistem ini terbukti efektif dan efisien dalam meningkatkan keamanan area konstruksi dengan biaya terjangkau.
Copyrights © 2026