Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, beban kerja, dan lingkungan pekerjaan terhadap turnover intention karyawan PT XYZ Indonesia dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik non-probability sampling melalui purposive sampling kepada 170 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan langsung terhadap turnover intention, namun lingkungan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Variabel kepuasan kerja memediasi secara signifikan hubungan kompensasi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap turnover intention. Pengaruh terbesar terhadap turnover intention secara tidak langsung datang dari lingkungan kerja melalui kepuasan kerja, dengan nilai Q² Predict menunjukkan tingkat relevansi prediktif model berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil path analysis, manajemen disarankan memprioritaskan peningkatan kualitas lingkungan kerja dan kepuasan kerja untuk menurunkan niat karyawan keluar. Temuan ini memperkaya literatur manajemen SDM, khususnya dalam konteks sektor publik dan perbankan strategis, serta memberikan dasar bagi kebijakan retensi karyawan yang berbasis data dan karakteristik generasi kerja modern.
Copyrights © 2025