Penelitian ini mengkaji implementasi Pengisian Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) bagi pengantin dibawah umur sebagai pendeteksi awal stunting di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Menggunakan metode kualitatif penelitian lapangan (field research), penelitian ini melibatkan pengantin dibawah umur, pegawai Balai Keluarga Berencana (KB), dan pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Hasil menunjukkan bahwa Pengisian Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) berperan penting dalam pencegahan stunting melalui skrining kesehatan reproduksi, meskipun kendala teknis dan sosial masih ada. Dari perspektif Saddu Al-Dzari’ah dalam hal ini menutup sarana yang dapat mengantarkan kepada mafsadah (kerusakan). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan aksesibilitas aplikasi untuk efektivitas yang lebih baik.
Copyrights © 2025