Rohatun Nihayah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STATUS PERKAWINAN SUAMI MUALAF YANG MURTAD DALAM HUKUM ISLAM (Studi Pendapat K.H Yahya Zainul Ma’arif Pada Channel Youtube Al-Bahjah TV) nurfadilah nurfadilah; Rohatun Nihayah
At-Ta'aruf : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2024): At-Ta'aruf : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59579/ath.v3i2.8676

Abstract

Dari analisis pendapat K.H. Yahya Zainul Ma’arif mengenai status pernikahan suami mualaf yang murtad menunjukkan bahwa pernikahan tersebut otomatis dianggap fasakh ketika suami memilih untuk kembali ke agama lamanya, tanpa perlu melontarkan talak, sesuai dengan pandangan madzhab Syafi’iyah. Jika kemurtadan terjadi sebelum bersenggama, pernikahan batal seketika; jika setelahnya, harus menunggu masa iddah istri. K.H. Yahya menekankan pentingnya memilih pasangan yang kuat imannya untuk menghindari konflik dalam pernikahan dan memberikan nasihat agar istri membujuk suami untuk kembali ke Islam. Dalam konteks hukum, meskipun pernikahan dianggap batal secara agama, proses perceraian harus melalui pengadilan agar diakui secara hukum, terutama jika ada anak. Pendapat beliau memiliki implikasi sosial dan keagamaan yang signifikan, mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih pasangan dan memahami kompleksitas isu kemurtadan dalam konteks pernikahan.
Urgensi Elsimil Sebagai Detektor Awal Resiko Kehamilan Dan Stunting Pada Pengantin Dibawah Umur Pespektif Saddu Al-Dzari’ah marsamaura; Marsa Maura Mernisi; Rohatun Nihayah
At-Ta'aruf : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 2 (2025): At-Ta'aruf : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59579/xpj71k46

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Pengisian Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) bagi pengantin dibawah umur sebagai pendeteksi awal stunting di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Menggunakan metode kualitatif penelitian lapangan (field research), penelitian ini melibatkan pengantin dibawah umur, pegawai Balai Keluarga Berencana (KB), dan pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Hasil menunjukkan bahwa Pengisian Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) berperan penting dalam pencegahan stunting melalui skrining kesehatan reproduksi, meskipun kendala teknis dan sosial masih ada. Dari perspektif Saddu Al-Dzari’ah dalam hal ini menutup sarana yang dapat mengantarkan kepada mafsadah (kerusakan). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan aksesibilitas aplikasi untuk efektivitas yang lebih baik.