Capaian kinerja personil Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Riau belum optimal, karena pada dua tahun terakhir, masuk dalam rangking sepuluh besar jumlah kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi. Diidentifikasi adanya permasalahan capaian kinerja masih belum memuaskan, adanya surat surat perintah tentang pelatihan dan uji kompetensi bagi para personil. Masih ada beberapa laporan dari masyarakat tentang belum optimalnya profesionalisme, pelayanan dan kompetensi para personil. Penelitian kuantitatif ditujukan untuk menganalisis pengaruh tentang profesionalisme, pelayanan dan kompetensi dimediasi pelatihan terhadap kinerja personil Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Riau. Dengan populasi seluruh personil yang berjumlah 180, kemudian menggunakan metode purposive sampling didapati ada 169 personil yang dapat dijadikan sampel. Untuk analisis data menggunakan Smart PLS. Hasil analisis menyimpulkan bahwa profesionalisme dan pelatihan berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja. Pelayanan berpengaruh secara negatif tidak signifikan terhadap kinerja sedangkan kompetensi positif tidak signifikan. Profesionalisme pelayanan dan kompetensi berpengaruh secara positif signifikan terhadap pelatihan. Kemudian Profesionalisme pelayanan dan kompetensi dimediasi pelatihan berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja. Disarankan antara lain kepada semua unsur pimpinan dapat memastikan agar program pelatihan yang dilaksanakan tepat sasaran dan semua personilnya diberikan kesempatan yang sama sesuai ketentuan
Copyrights © 2026