Penelitian ini bertujuan mengatasi kebutuhan infrastruktur jalan berdurabilitas tinggi dan isu lingkungan dengan menganalisis kinerja campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) yang dimodifikasi limbah plastik PET dan limbah beton konstruksi. Metode penelitian menggunakan eksperimen laboratorium berbasis pengujian Marshall sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Dalam studi ini, plastik PET (kadar 5%) digunakan sebagai aditif aspal, dan limbah beton (15,25%) sebagai substitusi agregat halus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran modifikasi memenuhi seluruh parameter Marshall dengan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6%. Analisis ekonomi menggunakan AHSP 2025 mencatat penghematan biaya produksi sebesar 1,11% dibandingkan AC-WC konvensional. Pemanfaatan integratif ini terbukti menjadi alternatif solusi perkerasan yang layak secara teknis, ekonomis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026