Jalan raya merupakan infrastruktur vital yang memerlukan pemantauan berkala demi menjamin keselamatan pengguna, yang umumnya dilakukan menggunakan metode konvensional seperti International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI); namun, tingginya intensitas kerusakan dan padatnya lalu lintas menuntut metode survei yang lebih efisien, cepat, dan aman. Dilakukan pada ruas Jalan Surabaya-Madiun (STA 8+800 – 10+800), penelitian ini mengumpulkan data primer melalui survei lapangan menggunakan pesawat nirawak, alat IRI Meter 2, serta survei visual manual, di mana data UAV diolah melalui tahapan fotogrametri digital hingga Orthomosaic untuk divalidasi dengan data manual. Hasil analisis menunjukkan tingkat akurasi metode UAV terhadap metode manual PCI sebesar 88% dengan kecenderungan estimasi luasan kerusakan lebih besar 12% akibat sensitivitas sensor kamera, yang menyimpulkan bahwa meskipun belum sepenuhnya dapat menggantikan metode manual, teknologi pesawat nirawak layak digunakan sebagai metode survei pendahuluan yang efektif dan minim risiko.
Copyrights © 2026