Sungai sebagai saluran terbuka memiliki karakteristik aliran yang dinamis dipengaruhi oleh debit dan morfologi sungai. Interaksi antara peningkatan debit ekstrem dengan struktur pilar jembatan dapat memicu perubahan pola aliran, turbulensi, dan risiko gerusan yang membahayakan stabilitas struktur. Kegagalan struktur pilar dalam menahan gerusan arus deras terjadi pada dua jembatan di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2016 dan 2024 sehingga penelitian ini dilakukan pada sekitar pilar Jembatan Kalitawing, Trenggalek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan hidrograf debit banjir rancangan dengan kala ulang 2 tahun sampai 100 tahun yang dihitung berdasarkan data curah hujan. Kemudian dilakukan perbandingan dari hasil simulasi menggunakan software HEC-RAS 6.6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan adanya peningkatan debit aliran, maka beberapa karakteristik aliran tersebut juga mengalami peningkatan. Akan tetapi, jenis aliran pada setiap debit tidak terdapat perbedaan yaitu aliran subkritis. Hasil analisis gambar pola aliran menunjukkan bahwa bentuk pilar persegi berkontribusi terhadap kenaikan kecepatan aliran di samping pilar akibat adanya penyempitan saluran, serta bentuk pilar triple column circular menyebabkan terjadinya zona wake vortex di belakang (hilir) pilar. Kata kunci : debit aliran, kecepatan aliran, kedalaman aliran, bilangan froude, pilar jembatan, HEC-RAS.
Copyrights © 2026