Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal

Studi Pengaruh PenambahanĀ GroundsillĀ terhadap Sedimentasi di depan Pengambilan Bebas dengan Pendekatan Numerik (Studi Kasus: Bangunan Pengambilan Bebas Kalibawang, Sungai Progo, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta)

Bulo, Octavian (Unknown)
Pujiraharjo, Alwafi (Unknown)
Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2026

Abstract

Perubahan morfologi Sungai Progo pada alur yang melewati tikungan menyebabkan permasalahan pada Free Intake Kalibawang, dimana terjadi erosi akibat adanya gerakan helikoidal aliran ketika melewati tikungan luar sungai. Erosi yang terus menerus terjadi mengakibatkan penurunan elevasi dasar sungai (degradasi) di depan bangunan pengambilan. Pada musim kemarau, penurunan dasar sungai menyebabkan penurunan elevasi muka air sehingga elevasi muka air rencana tidak tercapai sehingga debit rencana sebesar 7 m3/det yang masuk pengambilan juga tidak mencukupi. Penelitian ini mempelajari pengaruh penambahan groundsill terhadap sedimentasi di depan bangunan pengambilan Kalibawang agar dasar sungai yang sebelumnya mengalami degradasi dapat mengalami agradasi. Penelitian ini menentukan elevasi puncak groundsill dengan menjadikan elevasi saluran pengambilan sebagai batas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan numerik menggunakan perangkat lunak Delft3D untuk melakukan simulasi aliran, transport sedimen, dan perubahan morfologi sungai. Domain pada simulasi ini menyesuaikan batimetri Sungai Progo yang berada di sekitar bangunan pengambilan Kalibawang. Groundsill direncanakan dengan tinggi 1,5 m dengan elevasi puncak pada +157 m, diletakkan di hilir bangunan pengambilan. Waktu perubahan morfologi yang terjadi yaitu selama selama satu bulan sungai mengalirkan debit hidrograf banjir. Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan bahwa sedimentasi yang terjadi di depan bangunan pengambilan terlalu besar. Setelah simulasi, dasar sungai di depan pengambilan mengalami sedimentasi dengan nilai maksimum sebesar 9,5 m. Dilakukan pengecekan konsentrasi sedimen yang masuk dan hasilnya 2,66 kg/m3 yang melebihi persyaratan maksimum sebesar 0,4 kg/m3. Sehingga penambahan groundsill pada pengambilan bebas Kalibawang tidak efektif. Kata Kunci: Pengambilan Bebas, Groundsill, Sedimentasi, Morfologi Sungai, Software Delft3D

Copyrights © 2026