Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana implementasi fraud control plang (FCP) dalam pencegahan kecurangan di lingkungan IAIN Pontianak. Populasi dalam penelitian ini, merupakan para staff dan dosen di lingkungan IAIN Pontianak yang tersebar dari beberapa fakultas, unit dan lembaga. Sedangkan tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik Voluntary Response Sampling non-probability, dimana siapa saja yang secara sukarela memilih untuk berpartisipasi untuk mengisi survei (Muraiwa, 2015), Kim (2022) merupakan sampel pada penelitian ini, dengan menggunakan data primer dengan tehnik pengambilan data menggunakan kuesioner dengan bantuan google form. Dengan tehnik analisis data menggunakan fraud likelihood dan matrik analisis risiko. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa imeplementasi Fraud Control Plan (FCP) dilingkungan IAIN Pontianak terutama dalam pengendalian fraud terletak pada aspek dokumentasi, metode identifikasi, serta mekanisme deteksi dini, karena kelemahan di area ini membuat potensi terjadinya kecurangan sulit terdeteksi dengan cepat. Meskipun komitmen pimpinan dan sosialisasi kebijakan relatif terjaga, masih terdapat kerentanan pada kontrol internal dan rotasi pegawai. Secara umum, tingkat risiko dapat dikategorikan cukup tinggi pada aspek teknis pengendalian, namun cukup terkendali pada indicator budaya organisasi yang protektif. Dengan demikian, fokus utama perbaikan perlu diarahkan pada penguatan dokumentasi, deteksi dini, dan metode identifikasi fraud.
Copyrights © 2025