Usahatani memerlukan produktivitas yang optimal untuk mendapatkan penerimaan yang maksimal. Provinsi Jawa Timur memiliki beberapa usahatani tanaman tahunan yang memperlihatkan perkembangan positif, salah satunya tanaman kopi. Usahatani kopi Arabika di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang mengalami fluktuasi pada hasil produksi. Hal ini disebabkan oleh perubahan cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi kualitas dan kuantitas biji kopi Arabika yang dihasilkan. Fluktuasi pada hasil produksi sangat mempengaruhi pendapatan petani. Selain itu, penurunan harga jual, peningkatan upah tenaga kerja, serta penurunan hasil produksi juga dapat mempengaruhi pendapatan petani. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kelayakan dari segi finansial dan sesntivitas pada usahatani kopi Arabika agar petani dapat dengan baik mengambil keputusan untuk keberlangsungan usahataninya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kelayakan finansial dan sensitivitas dari usahatani kopi Arabika di Desa Sumbersuko. Kriteria kelayakan yang digunakan yaitu Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Profitability Index. Hasil dari analisis kelayakan finansial yang didapatkan adalah usahatani kopi Arabika di Desa Sumbersuko layak untuk dijalankan kembali dan menghasilkan keuntungan. Hasil analisis sensitivitas dari usahatani kopi Arabika bernilai sensitif pada perubahan yang terjadi. untuk mengoptimalkan pendapatan petani, perlu dilakukan perjanjian kerja sama atau kemitraan agar mendapat harga jual yang pasti, meningkatkan teknologi pertanian yang digunakan agar hasil pertanian lebih maksimal, serta mempertimbangkan faktor cuaca selama penanaman kopi Arabika.
Copyrights © 2025