Simpang tiga tanpa sinyal yang berada pada Jalan Jendral Urip – Jalan Cendrawasih Kota Pontianak merupakan area komersial dan pendidikan yang mengalami volume lalu lintas tinggi terutama pada waktu-waktu sibuk. Penelitian ini untuk menganalisis kinerja simpang tersebut, membandingkan hasil pada kondisi eksisting, dan juga proyeksi dalam 5 dan 10 tahun mendatang, serta merekomendasikan alternatif penanganannya. Dalam analisis ini digunakan metode MKJI 1997, PKJI 2023, dan PTV VISSIM. Hasil analisis ini mengindikasikan pada Proyeksi 5 Tahun MKJI 1997 nilai kapasitas sebesar 2711,86 smp/jam, derajat kejenuhan 1,465 dan tundaan 86,83 detik, PKJI 2023 nilai kapasitas sebesar 2704,87smp/jam, derajat kejenuhan 0,94 dan tundaan 16,92 detik, serta VISSIM tundaan 16,11 detik dengan LOS C. Proyeksi 10 Tahun MKJI 1997 nilai kapasitas 2710,22 smp/jam, derajat kejenuhan 2,047 dan tundaan 147,56 detik, PKJI 2023 nilai kapasitas 2703,07 smp/jam, derajat kejenuhan 1,36 dan tundaan 60,47 detik, serta VISSIM tundaan 25,28 detik dengan LOS D. Alternatif penanganan terbaik yang dapat direkomendasikan pada Proyeksi 5 Tahun adalah pelebaran pada jalan utama serta pelarangan belok kanan dengan tundaan 10,69 detik dan LOS B, sementara itu untuk proyeksi 10 tahun, alternatif penanganan serupa tetap dapat dilakukan secara efektif dengan menghasilkan tundaan sebesar 11,53 detik dan LOS B. Kata Kunci: MKJI 1997, PKJI 2023, PTV VISSIM, Simpang Tak Bersinyal
Copyrights © 2025