Pendahuluan: Vinir Lithium disilicate banyak diminati sebagai kebutuhan estetik gigi anterior. Pemilihan bahan sementasi penting diperhatikan untuk mencapai keberhasilan vinir. Pemanasan resin komposit untuk meningkatkan sifat fisik dan mekaniknya menjadikan preheated resin komposit sebagai alternatif semen resin yang banyak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis resin komposit dan lama pemanasan preheated resin komposit sebagai bahan sementasi vinir lithium disilicate. Metode: Penelitian eksperimental laboratoris menggunakan 48 sampel gigi premolar maksila yang dibagi menjadi enam kelompok yaitu jenis resin komposit microhybrid dengan lama pemanasan 10, 20, dan 30 menit dan resin komposit nanohybrid dengan lama pemanasan 10, 20, dan 30 menit yang dipanaskan pada suhu 55ºC sebagai bahan sementasi lithium disilicate. Sampel disimpan dalam inkubator suhu 37º selama 24 jam, lalu diuji kekuatan geser pelekatan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) kecepatan 0,5 mm/menit. Pengamatan tambahan dilakukan dengan mikroskop stereo untuk mengidentifikasi tipe kegagalan pelekatan. Hasil: Uji ANAVA dua jalur menunjukkan bahwa jenis preheated resin komposit memiliki nilai p=0,001 (p<0,05) artinya terdapat pengaruh signifikan jenis resin komposit nanohybrid dan microhybrid terhadap kekuatan geser pelekatan, sedangkan variabel lama pemanasan diperoleh nilai p=0,058 (p>0,05) artinya tidak ada pengaruh antar kelompok lama pemanasan resin komposit nanohybrid dan microhybrid terhadap kekuatan geser pelekatan. Simpulan: preheated resin komposit microhybrid sebahai bahan sementasi lithium disilicate menghasilkan kekuatan geser lebih baik dibandingkan nanohybrid. Lama pemanasan resin komposit suhu 55° selama 10, 20, dan, 30 menit tidak berpengaruh signifikan terhadap kekuatan geser pelekatan.
Copyrights © 2025