Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas wisata terhadap kualitas lingkungan di pesisir Pantai Cemara Banyuwangi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara, serta pengukuran parameter fisik, kimia, dan biologi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut masih berada dalam rentang baku mutu, namun terjadi peningkatan kadar amonia dan bahan organik yang mengindikasikan adanya tekanan pencemaran akibat aktivitas wisata dan aliran limbah rumah tangga. Akumulasi sampah plastik sekali pakai merupakan permasalahan utama yang menurunkan kualitas estetika pantai dan meningkatkan potensi pencemaran mikroplastik. Meskipun demikian, penerapan ekowisata berbasis konservasi melalui peran aktif Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) mampu menjaga stabilitas ekosistem melalui penanaman vegetasi pantai, rehabilitasi mangrove, dan perlindungan habitat penyu. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan wisata berkelanjutan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara peningkatan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan pesisir Pantai Cemara Banyuwangi.
Copyrights © 2026