Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas proses fitoremediasi alami pada jalur aliran dua mata air Sumber Suci Kecamatan Panti, Kabupaten Jember melalui parameter fisikokimia air dan bioindikator biota akuatik. Pengamatan dilakukan pada lima titik pengambilan sampel (S1–S5) dari hulu hingga hilir dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Parameter kualitas air yang diuji meliputi pH dan Total Dissolved Solid (TDS), sedangkan aspek ekologis dianalisis berdasarkan keberadaan makrozoobentos dan biota lain di area vegetasi riparian. Hasil penelitian menunjukkan rentang pH antara 7,38–7,90 dan nilai TDS rendah yaitu 80–87 ppm, yang mencerminkan kualitas perairan yang masih baik dan mendukung keberadaan organisme akuatik. Kehadiran biota sensitif seperti Perlidae dan Polycentropodidae mengindikasikan rendahnya tekanan polusi dan berfungsinya proses fitoremediasi secara alami. Kombinasi vegetasi riparian, aliran berbatu, serta dinamika biota menunjukkan bahwa jalur aliran dua memiliki kemampuan pemurnian alami yang stabil dan efektif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan peran penting vegetasi riparian sebagai agen fitoremediasi alami yang menjaga kualitas ekosistem mata air dari hulu hingga hilir.
Copyrights © 2026