Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol 95% daun teh putih (Camellia sinensis) secara peroral meningkatkan aktivitas motorik mencit sebagai indikator efek antidepresan. Uji dilakukan menggunakan metode Rotarod selama 30 menit untuk mengukur kemampuan mencit dalam mempertahankan diri di atas roda yang berputar. Perlakuan diberikan dengan variasi dosis, dan hasil pengamatan berupa waktu ketahanan serta jumlah jatuh dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil analisis waktu ketahanan menunjukkan bahwa nilai p (0,000) < 0,005 menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antar kelompok uji. Analisis terhadap jumlah jatuh mencit juga menunjukkan hasil signifikan dengan p (0,002) < 0,005, sehingga hipotesis alternatif diterima. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 95% daun teh putih memiliki efek antidepresan dengan meningkatkan aktivitas motorik mencit pada dosis 400 mg/KgBB. Temuan ini menunjukkan bahwa daun teh putih berpotensi sebagai sumber alami kandidat antidepresan melalui mekanisme peningkatan aktivitas motorik hewan uji.
Copyrights © 2026