Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak berdampak pada menurunnya interaksi sosial dan memudarnya permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran permainan tembang Jamuran dalam meningkatkan interaksi sosial anak melalui pendekatan komunikasi antarbudaya. Penelitian dilakukan di Kampung Lali Gadget, Sidoarjo, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Jamuran mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan empati anak, serta mengurangi ketergantungan pada gadget. Selain itu, permainan ini turut melestarikan nilai budaya lokal melalui lagu dan gerakan tradisional. Kesimpulannya, tembang Jamuran efektif sebagai sarana edukatif, sosial, dan budaya yang memperkuat tumbuh kembang anak secara menyenangkan.
Copyrights © 2026