Konflik kepentingan pribadi guru dalam dunia pendidikan merupakan isu yang semakin mendapat perhatian karena berdampak langsung pada integritas, profesionalisme, dan kualitas proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk konflik kepentingan yang dialami guru, faktor penyebabnya, serta implikasinya terhadap etika profesi dan hubungan pendidik–peserta didik. Melalui studi literatur dan analisis konseptual, penelitian ini mengidentifikasi beberapa bentuk konflik kepentingan, seperti penggunaan kewenangan untuk keuntungan pribadi, praktik komersialisasi pendidikan, serta pengaruh relasi sosial dalam pengambilan keputusan akademik. Faktor pemicu meliputi tekanan ekonomi, lemahnya pengawasan institusi, hingga kurangnya pemahaman mengenai kode etik keguruan. Temuan artikel ini menegaskan bahwa konflik kepentingan tidak hanya merugikan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan, tetapi juga menghambat terciptanya lingkungan belajar yang adil dan berintegritas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan, peningkatan literasi etika profesi, serta pembangunan budaya sekolah yang transparan dan akuntabel untuk meminimalisasi konflik kepentingan guru dalam praktik Pendidikan
Copyrights © 2026