Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian di banyak wilayah pedesaan Indonesia, termasuk Kabupaten Probolinggo. Sebagian besar masyarakat pedesaan di wilayah ini menggantungkan sumber penghidupannya pada kegiatan pertanian, baik sebagai petani pemilik lahan maupun buruh tani. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pembangunan sektor pertanian serta menganalisis dampaknya terhadap perekonomian pedesaan di Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), dokumen perencanaan pemerintah daerah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan sektor pertanian berperan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah desa. Namun demikian, pembangunan pertanian di Kabupaten Probolinggo masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana produksi, fluktuasi harga hasil pertanian, dan dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berpihak pada petani agar sektor pertanian dapat terus menjadi motor penggerak perekonomian pedesaan.
Copyrights © 2026