Penelitian ini menganalisis efektivitas taman baca dalam meningkatkan minat baca anak di Desa Sandik dengan meninjau pengaruh fasilitas, peran fasilitator, dan aksesibilitas lokasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana faktor internal dan eksternal taman baca berkontribusi dalam membentuk minat baca anak di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksplanatif dengan pendekatan regresi linier berganda (OLS). Data primer diperoleh dari 52 responden anak yang rutin berkunjung ke Taman Baca Desa Sandik pada periode Agustus 2025 melalui angket berskala Likert. Analisis data meliputi uji asumsi klasik, uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), serta koefisien determinasi (R²) menggunakan perangkat lunak EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas taman baca dan peran fasilitator berpengaruh signifikan terhadap minat baca anak, sedangkan aksesibilitas lokasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap minat baca dengan nilai R² sebesar 0,4739, yang berarti 47,39% variasi minat baca anak dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pengalaman literasi anak lebih ditentukan oleh ketersediaan fasilitas yang memadai dan pendampingan fasilitator yang aktif dibandingkan kemudahan akses lokasi. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan sarana taman baca, penguatan kapasitas fasilitator melalui pelatihan berkelanjutan, serta pengembangan strategi pendampingan kreatif dan promosi literasi untuk memperkuat peran taman baca sebagai pusat pembelajaran di pedesaan.
Copyrights © 2025