Peran perempuan dalam dakwah Islam telah menjadi perhatian penting dalam dinamika keagamaan kontemporer. Namun, masih minim kajian yang menyoroti secara spesifik peran strategis perempuan dalam organisasi dakwah di tingkat lokal, terutama di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran perempuan dalam kegiatan dakwah Islam melalui studi kasus organisasi Muslimat NU Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri dari sekretaris Muslimat NU, Tokoh Agama sekaligus Pembina Muslimat NU, Anggota aktif Muslimat NU, Pengurus Majelis Taklim, Peserta pelatihan dakwah, suami anggota Muslimat NU, tokoh Masyarakat, dan warga yang mengamati kegiatan Muslimat NU. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta keabsahan data diuji dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Muslimat tidak hanya berperan sebagai pelaku dakwah, tetapi juga sebagai perancang strategi, penggerak kegiatan sosial keagamaan, dan manajer komunitas. Mereka berhasil membentuk model dakwah berbasis kultural yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa, serta menunjukkan kapasitas manajerial dalam mengelola program dakwah berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penekanan terhadap aspek manajemen dakwah berbasis perempuan dan kontribusi mereka terhadap penguatan nilai-nilai keislaman di akar rumput. Penelitian ini juga menawarkan pendekatan baru dalam melihat dakwah perempuan sebagai kekuatan strategis dalam pemberdayaan masyarakat.
Copyrights © 2025