Artikel ini membahas peran strategis kaligrafi Arab dalam gerakan seni Islam modern di Indonesia dengan menelusuri dimensi historis, estetis, dan sosiokulturalnya. Kaligrafi Arab, sebagai salah satu bentuk seni visual Islam yang paling menonjol, tidak hanya merepresentasikan keindahan tulisan suci, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen dakwah, pendidikan spiritual, serta medium ekspresi budaya lokal yang religius. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji proses akulturasi antara nilai- nilai Islam dan budaya Nusantara yang melahirkan gaya kaligrafi khas Indonesia. Selain itu, artikel ini menyoroti kontribusi lembaga dan forum seperti LEMKA dan Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) dalam revitalisasi serta institusionalisasi seni kaligrafi di ranah publik dan pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa kaligrafi Arab telah mengalami transformasi signifikan, dari seni sakral menjadi bagian dari wacana seni rupa modern yang dinamis dan kontekstual. Dalam lanskap seni kontemporer, kaligrafi tidak hanya merefleksikan nilai-nilai religius, tetapi juga menjadi simbol identitas keislaman Indonesia yang moderat, inklusif, dan terbuka terhadap perkembangan zaman.
Copyrights © 2025