Perkembangan pesat teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi dan nilai-nilai dalam keluarga modern. Media digital memungkinkan akses luas bagi anggota keluarga, terutama generasi muda, untuk berinteraksi dengan berbagai wacana nilai yang beragam, yang memengaruhi dinamika internal keluarga. Penggunaan bahasa di media sosial cenderung informal, singkat, dan mencampur kode bahasa, mencerminkan kecenderungan generasi milenial dan Gen Z. Fenomena "alone together" muncul di keluarga, di mana anggota fisik bersama namun psikologis terpisah karena fokus pada perangkat digital, yang menghambat komunikasi tatap muka dan keharmonisan keluarga. Literasi digital orang tua menjadi kunci agar dapat mendampingi anak secara efektif dalam pengelolaan teknologi, pengaturan waktu layar, dan pemilihan konten yang tepat demi perkembangan sosial dan emosional anak. Keluarga tetap menjadi institusi utama pembentukan karakter dan nilai moral melalui komunikasi interpersonal dan digital yang etis. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan, orang tua, dan teknologi dalam membangun budaya literasi digital yang sehat serta menjaga keharmonisan sosial keluarga di era modern.
Copyrights © 2025