Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, memiliki potensi pertanian padi dan jagung yang cukup besar. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan optimal karena keterbatasan teknologi, minimnya pengetahuan pascapanen, serta tingginya serangan hama dan penyakit, khususnya penggerek batang padi dan penyakit bulai jagung. Kondisi ini menurunkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pemahaman petani dalam budidaya padi dan jagung serta pengendalian hama secara tepat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, FGD, dan demonstrasi sederhana dengan pendekatan partisipatif-edukatif. Materi yang diberikan meliputi pemilihan benih unggul, pola tanam jajar legowo, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari partisipasi aktif petani, pemahaman yang lebih baik mengenai gejala serangan hama, serta kesiapan mencoba metode budidaya modern. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu, sarana, dan perbedaan latar belakang pendidikan, hambatan tersebut dapat diatasi melalui pendekatan komunikatif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperluas wawasan dan mengubah pola pikir petani menuju praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Program sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kemandirian pertanian di Desa Bagik Papan.
Copyrights © 2025