Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di sekolah dasar. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi, khususnya pada mata pelajaran IPS. Hal ini dikarenakan guru hanya menggunakan media gambar dari buku, hal ini membuat siswa bosan dan tidak fokus pada pelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADIIE dalam tahap pengembangannya. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 di MI Al-Hikmah dan MI Mamba'ul Ulum, pada mata pelajaran IPS. Instrumen dalam penelitian ini adalah modul ajar dengan metode TGT, angket validator ahli, dan angket kemenarikan media pembelajaran. Penelitian pengembangan ini divalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor ahli materi sebesar 97,5% dengan kriteria sangat layak, ahli media 92,5% dengan kriteria sangat layak, dan ahli bahasa 93,3% dengan kriteria sangat layak. Hasil angket kemenarikan media meliputi uji coba perorangan dengan nilai 94,1% dengan kriteria sangat menarik, uji coba kelompok kecil dengan nilai 95,5% dengan kriteria sangat menarik, dan uji coba kelompok besar dengan nilai 97,7% dengan kriteria sangat menarik. Dapat disimpulkan bahwa media board game berbasis permainan egrang batok memenuhi persyaratan dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran. Media Board game ini juga terbukti efektif diajarkan melalui metode TGT.
Copyrights © 2025