Kawasan pemakaman Perum Pesona Wirolegi Jember dengan luas ±500 m2 menghadapi kendala serius terkait ketiadaan infrastruktur penerangan pada malam hari. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak aman bagi warga sekitar, tetapi juga menghambat prosesi pemakaman yang bersifat mendesak pada waktu malam. Selama ini, solusi sementara menggunakan generator set (genset) dinilai tidak efektif dan membebani finansial karena Rukun Kematian (RKM) harus menyewa perangkat tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) sebagai solusi energi mandiri dan berkelanjutan. Namun, rendahnya pemahaman teknis pengurus RKM mengenai teknologi fotovoltaik menjadi tantangan dalam keberlanjutan sistem. Metode pelaksanaan program meliputi tahap observasi lapangan, perancangan sistem, instalasi, pengujian, serta sosialisasi teknis mengenai pengoperasian dan pemeliharaan perangkat. Hasil dari kegiatan ini adalah ketersediaan pencahayaan yang memadai di area pemakaman tanpa biaya operasional listrik bulanan, serta peningkatan kapasitas mitra (RKM) dalam mengelola teknologi energi terbarukan secara mandiri. Implementasi PJUTS ini diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial-keagamaan warga Perum Pesona Wirolegi secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025