Pembangunan underpass Mangunjaya di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, bertujuan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas dan konektivitas kawasan. Namun demikian, keberadaan infrastruktur tersebut juga menimbulkan berbagai eksternalitas bagi pelaku usaha di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan underpass Mangunjaya terhadap pendapatan dan penyerapan tenaga kerja pelaku usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap pelaku usaha di sekitar lokasi underpass. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah keberadaan underpass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pendapatan pelaku usaha antara periode sebelum dan sesudah pembangunan underpass, yang ditandai dengan penurunan pendapatan setelah keberadaan underpass. Selain itu, hasil uji beda juga menunjukkan adanya perubahan pada penyerapan tenaga kerja, yang cenderung mengalami penurunan. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun underpass memberikan manfaat dari sisi transportasi, keberadaannya juga menimbulkan dampak negatif bagi sebagian pelaku usaha di kawasan penelitian.
Copyrights © 2025