Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemanfaatan cairan ekstrak kulit bawang putih sebagai media alternatif dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat. Kulit bawang putih selama ini dianggap limbah agroindustri ternyata mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai pupuk organik cair dan pestisida alami. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melakukan penyiraman tanaman tomat menggunakan ekstrak cairan bawang putih. Yang diamati setelah penyiraman yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, perkembangan bunga, dan jumlah buah tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman tomat yang disiram dengan cairan kulit bawang putih mengalami peningkatan pertumbuhan dan hasil produksi mengalami peningkatan secara signifikan dibandingkan tanaman yang tidak diberikan cairan kulit bawang putih. Kulit bawang putih juga berperan sebagai pengendali hama alami sehingga mendukung kesehatan tanaman. Pemanfaatan media alternatif ini konsep pertanian yang dapat dilakukan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan serta mendukung upaya hasta cita kemandirian pertanian di kota surabaya. Harapannya hasil penelitian ini bukti bahwa limbah kulit bawang putih dapat dimanfaatkan secara ekonomis untuk meningkatkan produksi tanaman tomat sehingga membuka peluang adopsi teknologi pupuk cair organik berbasis bahan kulit bawang merah di lokal masyarakat petani.
Copyrights © 2025