Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif Stik Kentang Majas Hiperbola terhadap pemahaman gaya bahasa kiasan siswa kelas III Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami makna kiasan dalam kalimat karena penyajian materi yang masih bersifat abstrak dan konvensional. Media interaktif dan LKPD kontekstual dikembangkan untuk membantu siswa memahami majas hiperbola secara konkret dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskripstif dengan pendekatan quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest control group melalui aktivitas kelompok belajar dan tes kemampuan gaya bahasa kiasan dengan bahan ajar, PPT interaktif, dan LKPD Stik Kentang Majas Hiperbola. Data diperoleh dari hasil kerja siswa dan pengamatan terhadap aktivitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif mampu meningkatkan keaktifan, minat, dan pemahaman siswa terhadap gaya bahasa kiasan, khususnya majas hiperbola. Siswa dapat membedakan kalimat hiperbola dengan kalimat biasa serta menjelaskan maknanya dengan benar. Dengan demikian, media interaktif Stik Kentang Majas Hiperbola efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan pemahaman gaya bahasa kiasan di sekolah dasar.
Copyrights © 2025