Peternakan sapi perah telah lama menjadi bagian penting dari mata pencaharian masyarakat pedesaan di Dusun Bendrong, di mana produksi susu umumnya dilakukan dalam skala kecil hingga menengah dengan teknik pemerahan manual tradisional. Praktik ini diwariskan secara turun-temurun tanpa prosedur teknis yang terstandarisasi, sehingga menyebabkan hasil produksi susu yang tidak stabil serta pendapatan peternak yang fluktuatif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan peternak sapi perah lokal melalui optimalisasi teknik pemerahan susu berbasis praktik lapangan secara langsung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok KKM 54 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan observasi langsung, praktik lapangan, serta pertukaran pengetahuan dengan peternak di tiga lokasi peternakan sapi perah milik warga setempat. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan, peternak memperagakan praktik pemerahan susu yang biasa dilakukan, kemudian mahasiswa terlibat langsung dalam proses pemerahan di bawah bimbingan peternak. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan tingkat partisipasi, keterlaksanaan kegiatan, serta interaksi antara peternak dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% peternak sasaran berpartisipasi aktif pada seluruh tahapan kegiatan dan bersedia berbagi pengetahuan serta melibatkan mahasiswa dalam praktik lapangan. Tidak ditemukan kendala berarti selama pelaksanaan kegiatan, sehingga program dapat berjalan dengan baik. Meskipun belum dilakukan pengukuran kuantitatif terhadap peningkatan produksi susu, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman bersama mengenai praktik pemerahan tradisional serta mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi pemerahan. Program ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat berbasis praktik dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam upaya optimalisasi usaha peternakan sapi perah di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2026