Proses pembelajaran pada mata pelajaran pemrograman web di SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan belum optimal, hal ini disebabkan karena beberapa masalah yaitu: 1) ketersediaan media pembelajaran (buku) terbatas, 2) kurangnya motivasi belajar siswa dan 3) kurang memahami materi pembelajaran. Dengan kondisi ini menyebabkan nilai siswa menjadi rendah. Berdasarkan hasil observasi bahwa ketuntasan nilai siswa pada mata pelajaran pemrograman web sebesar 45,5%. Tujuan dalam pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran pemrograman web yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah Research and Development dengan model ADDIE. Model ini terdiri dari 5 tahapan yaitu analysis, develop, design, implementation, dan evaluate pada setiap tahapannya. Subjek dalam pengabdian ini melibatkan 20 siswa kelas XI RPL yang mengikuti pembelajaran pemrograman web. Hasil pengabdian ini berupa software pembelajaran berbasis Android yang dapat digunakan sebagai pelengkap dalam pembelajaran khususnya mata pelajaran pemrograman web. Media pembelajaran ini telah dilakukan pengujian melalui uji validitas, praktikalitas dan efektivitas. Uji validitas dari aspek media pembelajaran dilakukan 3 validator dengan hasil rata-rata 85,72% dan aspek materi pembelajaran dilakukan 3 validator dengan hasil rata-rata 86.22%. Dan uji praktikalitas dilakukan oleh 2 guru dan 20 siswa dan diperoleh niali rata-rata praktikalitas sebesar 89.15%. Serta Uji efektivitas melibatkan 10 siswa menggunakan tes yang dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran. Berdasarkan uji efektivitas tersebut, diperoleh hasil belajar dengan peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 38,74% artinya terjadi kenaikan rata-rata dari 45,33% menjadi 74,00%.
Copyrights © 2026