Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi branding inklusif berbasis green digital marketing dapat memberdayakan UMKM yang dijalankan oleh orang tua anak-anak dengan Down Syndrome. Studi dilakukan pada Yayasan Sosial PIK POTADS Jawa Tengah yang menjadi ruang kolektif bagi 25 pelaku UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam kepada delapan informan kunci yang aktif mengelola usaha dan terlibat langsung dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding selain menjadi strategi pemasaran, juga berperan sebagai sarana ekspresi personal, identitas sosial, dan perjuangan orang tua dalam membesarkan anak-anak berkebutuhan khusus. Pendekatan green digital marketing terlihat dari penggunaan platform media sosial secara sadar untuk menyuarakan keberlanjutan, kepedulian lingkungan, dan nilai-nilai inklusif dalam narasi brand. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi yang menekankan empati, personalisasi, serta keterlibatan emosional dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun kepercayaan konsumen, sekaligus menciptakan ruang ekonomi yang lebih manusiawi dan setara. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi pada pengembangan model branding inklusif berbasis komunitas di ranah UMKM perkotaan.
Copyrights © 2025