Jurnal Ilmiah Pamenang (JIP)
Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)

HUBUNGAN ANTARA KADAR HBA1C DAN KOLESTEROL TOTALDENGAN KEPARAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD DR. MOEWARDI: THE RELATIONSHIP BETWEEN HBA1C LEVEL AND TOTAL CHOLESTEROL WITH THE SEVERITY OF CORONARY HEART DISEASE IN DR. MOEWARDI HOSPITAL

Kurniawan, Danang (Unknown)
elan, saelan (Unknown)
Fitriana, Rufaida Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2025

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Kematian akibat PJK dapat dapat dicegah dengan memperhatikan faktor risiko utama seperti diabetes mellitus, hiperlipidemia dan kolesterol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan HbA1c dan kolesterol total dengan keparahan PJK. Metode penelitian ini adalah  kuantitatif observasional analitik dengan desain cross sectional, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan responden sebanyak 56. Penelitian ini dilakukan pada pasien dengan PJK pada bulan Maret sampai dengan April 2025, alat yang digunakan adalah lembar observasi karakteristik responden, nilai HbA1c dan kolesterol total, dan Sullivan vessel score. Hasil penelitian didapatkan responden berjenis kelamin laki-laki 48 responden (85,7%), nilai HbA1c kategori diabetes (48,2%), nilai kolestrol total normal (42,9%), tingkat keparahan PJK paling banyak Single Vessel Disease (1VD) (41%). Hasil analisa bivariat  didapatkan hasil ada hubungan nilai HbA1c dengan tingkat keparahan PJK (nilai p value = 0,000), dengan arah hubungan positif dan nilai correlation coefficient 0,490. Hasil analisa bivariat didapatkan hasil ada hubungan nilai kolesterol total dengan tingkat keparahan PJK (nilai p value = 0,000), dengan arah hubungan positif dan nilai correlation coefficient 0,527. Kesimpulan terdapat hubungan antara kadar HbA1c dan kolesterol total dengan keparahan PJK. Abstract Coronary heart disease (CHD) is the leading cause of death worldwide. Deaths from CHD can be prevented by paying attention to major risk factors such as diabetes mellitus, hyperlipidemia, and cholesterol. The purpose of this study was to determine the relationship between HbA1c and total cholesterol with the severity of CHD. This study used a quantitative observational analytical method with a cross-sectional design. Samples were taken using purposive sampling, with 56 respondents. This study was conducted on patients with CHD from March to April 2025. The tools used were a respondent characteristic observation sheet, HbA1c and total cholesterol values, and the Sullivan vessel score. The results showed that 48 respondents (85.7%) were male, 48.2% had HbA1c values in the diabetes category, 42.9% had normal total cholesterol values, and 41% had Single Vessel Disease (1VD), which was the most severe level of CHD. Bivariate analysis showed that there was a relationship between HbA1c values and the severity of CHD (p-value = 0.000), with a positive direction and a correlation coefficient of 0.490. Bivariate analysis results showed a relationship between total cholesterol levels and the severity of CHD (p-value = 0.000), with a positive direction and a correlation coefficient of 0.527. Conclusion: There is a relationship between HbA1c and total cholesterol levels and the severity of CHD.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jip

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Pamenang merupakan publikasi ilmiah enam bulanan yang diterbitkan oleh STIKES PAMENANG Kediri. Jurnal Ilmiah Pamenang menyajikan informasi dan kajian ilmiah hasil penelitian maupun non penelitian pada lingkup keperawatan, kebidanan, administrasi kesehatan dan issu-issu terkini terkait ...