Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan matematika siswa SMP berdasarkan tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan fisiologis. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan melibatkan 34 siswa untuk pengumpulan data kuantitatif melalui angket berjumlah 32 butir yang disusun berdasarkan 11 indikator kecemasan matematika, serta 5 siswa untuk data kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79% siswa berada pada kategori kecemasan matematika sedang dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 96,53, dan indikator paling dominan adalah sulit konsentrasi pada aspek kognitif. Temuan angket diperkuat oleh hasil wawancara yang menunjukkan bahwa faktor internal seperti rendahnya kepercayaan diri dan persepsi kemampuan diri, serta faktor eksternal seperti tekanan situasional dan pengalaman belajar sebelumnya, turut memengaruhi kecemasan matematika siswa. Aspek afektif dan fisiologis muncul pada intensitas sedang namun tetap berdampak pada kenyamanan belajar. Secara keseluruhan, kecemasan matematika siswa bersifat multidimensi sehingga diperlukan upaya pedagogis yang suportif dan strategi pembelajaran yang interaktif untuk meminimalkan dampaknya.
Copyrights © 2025