Evaluasi autentik merupakan pendekatan penilaian yang menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam aktivitas nyata yang mencerminkan tantangan dan tuntutan dunia luar sekolah. Pendekatan ini tidak hanya mengukur hasil akhir pembelajaran, tetapi juga proses berpikir, kemampuan analitis, dan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi evaluasi autentik dalam proses pembelajaran di MA Syamsul ‘Ulum, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, penelitian ini juga menelaah strategi yang digunakan dalam penerapan evaluasi autentik dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama proses implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan evaluasi autentik mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui tugas-tugas berbasis proyek, diskusi kelompok, penilaian sejawat, serta kegiatan reflektif. Namun, pelaksanaan evaluasi autentik juga menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru, serta hambatan dalam penyusunan instrumen evaluasi yang tepat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan model evaluasi yang kontekstual dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga pendidikan menengah.
Copyrights © 2025