Matematika terkesan sulit karena banyak rumus yang terasa tidak nyata. penyebabnya adalah sedikitnya buku teks matematika Indonesia yang menyajikan soal yang relevan dengan kehidupan siswa sehingga siswa sering kesulitan memahami konsep-konsep abstrak dalam buku teks matematika. Untuk mengatasi anggapan bahwa matematika itu sulit, perlu ada inovasi dalam cara mengajar. Upaya yang sekiranya bisa kita coba lakukan adalah dengan mengaitkan konsep matematika dengan aktivitas nyata yang diketahui dalam aktivitas sehari-hari. karena itu ingin meneliti kemampuan pada siswa SMP menggunakan e-modul berbasis budaya jawa, seperti wayang gunungan, pada materi kesebangunan, diharapkan dapat memperdalam daya tangkap serta melestarikan budaya lokal jawa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang di ajukan dengan Thiagarajan. Proses ini terdapat empat Langkah, ialah tahap pendefinisi (Define) ,perancangan (design) ,pengembangan (develop), dan Disseminate (Diseminasi). berhasil memenuhi kriteria kelayakan dari segi materi mencapai 85%, media dengan 95%, dengan ini e-modul dikatakan sangat valid. Penggunaan e-modul juga mendapat respon positif dari siswa, ditunjukkan melalui hasil angket menunjukan bahwa respon siswa "Sesuai" oleh karna itu modul dengan mengintegrasikan budaya jawa pada wayang gunungan layak digunakan.
Copyrights © 2025