Aritmatika sosial adalah salah satu materi yang cukup urgent dan bermanfaat untuk kehidupan siswa itu sendiri, namun siswa terkendala dalam memahami soal-soal cerita kontektual, diantaranya siswa masih bertanya maksud dari soal cerita tersebut, dan siswa belum secara sistematis dalam melakukan pemecahan masalah tersebut. Oleh karena itu, guru harus dapat menyusun pembelajaran yang menarik dan dapat menggali lebih dalam kemampuan siswa dalam memecahkan suatu persoalan, yaitu menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah dengan menggunakan konteks makanan tradisional Muba “Kecepan Tungkus”. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lintasan belajar dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan konteks makanan tradisional MUBA “Kecepan Tungkus”. Penelitian ini terdiri atas 4 (empat) aktivitas, yaitu: (1) aktivitas merancang produk yang berkaitan dengan harga beli; (2) aktivitas membuat produk yang berkaitan dengan harga jual; (3) aktivitas menjual produk yang berkaitan dengan untung/rugi; (4) aktivitas penyelesaian soal-soal pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalampenelitian ini, yaitu design research tipe validation studies, terdiri dari 3 tahapan, yaitu preparation and design, design experiment dan retrospective analysis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengamatan (observasi), wawancara, lembar aktivitas dan pretest/posttest. Hasil dari penelitian ini berupa lintasan belajar yang rancang untuk memberikan pemahaman konsep yang mendalam bagi siswa serta menjadi solusi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, khususnya pada materi aritmatika sosial.
Copyrights © 2025