Kelompok minat khusus seperti Ankubas memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal. Namun, banyak kelompok serupa yang menghadapi tantangan keberlanjutan karena lemahnya kepemimpinan, partisipasi rendah, dan kurangnya dukungan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keberhasilan kelompok Ankubas, yang memanfaatkan eceng gondok sebagai produk bernilai ekonomis. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan empat faktor kunci keberhasilan: kepemimpinan visioner, partisipasi aktif anggota, komunikasi yang efektif, dan dukungan eksternal. Inovasi seperti Eco Pillow meningkatkan pendapatan anggota hingga 30% dan mengurangi limbah eceng gondok di Sungai Musi sebesar 15%. Studi ini menawarkan rekomendasi praktis untuk pembentukan kelompok minat serupa.
Copyrights © 2025