meningkatkan kerjasama tim pada Agam Surya Lesmana Wedding Organizer (ASL.WO). Keterbatasan jumlah karyawan tetap mendorong perusahaan untuk merekrut tenaga freelance, yang pada praktiknya menimbulkan tantangan komunikasi dan koordinasi kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi di ASL.WO telah berjalan cukup baik dan bersifat sinergis, namun masih sangat bergantung pada peran dominan leader, khususnya pada tahap perencanaan dan pengawasan. Komunikasi interpersonal dan informal terbukti mampu meningkatkan adaptasi serta keterlibatan tenaga freelance, sehingga berdampak positif terhadap kerjasama tim. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelibatan anggota tim sejak tahap perencanaan dan penguatan sistem komunikasi internal agar efektivitas kerja tim dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025