Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X MAN 1 Medan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X MAN 1 Medan tahun pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas X-5 sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran CORE dan kelas X-8 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan pembelajaran langsung. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t sampel independen, N-Gain, dan Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan nilai thitung = 4,368 > ttabel = 1,999, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai Cohen’s d = 1,1 termasuk kategori efek tinggi, sedangkan nilai N-Gain = 0,621 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran CORE berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X MAN 1 Medan.
Copyrights © 2025