Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Etnomatematika Rumah Adat Suku Sasak yang berorientasi pada kemampuan koneksi dan pemahaman konsep matematika peserta didik SMP. Pengembangan model dievaluasi melalui tiga aspek, yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi, lembar kepraktisan untuk pendidik dan peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes kemampuan koneksi dan pemahaman konsep matematika. Data dianalisis secara kuantitatif-kualitatif dan kuantitatif-inferensial. Hasil validasi menunjukkan model dan perangkat pembelajaran berada pada kategori valid dengan skor kevalidan rata-rata di atas 80%. Uji kepraktisan menunjukkan skor penilaian pendidik 84,28% dan peserta didik 81,96%, dengan keterlaksanaan pembelajaran di atas 80%. Uji keefektifan melalui one sample t-test memperoleh nilai sig. (1-tailed) < 0,05, menandakan model efektif meningkatkan kemampuan koneksi dan pemahaman konsep matematika peserta didik dengan nilai rata-rata ≥ 71. Dengan demikian, model yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika SMP berbasis budaya lokal Sasak.
Copyrights © 2025