Migrasi dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain dengan tujuan untuk menetap secara permanen atau nonpermanen, migrasi terjadi disebabkan oleh beberapa faktor mulai dari faktor penarik dan faktor pendorong. Untuk melihat perkembangan migrasi di Pulau Sumatra dapat dilihat pada Statistik Migrasi Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik. Fenomena migrasi penduduk memiliki keterkaitan dengan kebijakan demografi yang terdiri dari fertilitas, mortalitas, dan migrasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keadaan migrasi masuk di Pulau Sumatra terhadap kebijakan demografi dengan indikator Fertilitas, Mortalitas, dan Migrasi menggunakan analisis statistika kependuduka dengan metode deskriptif. Hasilnya berdasarkan data migrasi masuk tahun 2005, 2010, 2015, 2020 terdapat tiga provinsi yang memiliki angka migrasi masuk terbesar di Pulau Sumatra yaitu Provinsi Riau, Provisi Lampung, dan Provinsi Sumatra Selatan, sebagai salah satu variabel yang membuat peningkatan jumlah penduduk di suatu wilayah maka diperlukan suatu kebijakan demografi yang dapat mengendalikan keadaan kependudukan baik itu kebijakan fertilitas, kebiakan mortalitas, dan kebijakan migrasi.
Copyrights © 2025