Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi mengadopsi e-learning, yang secara konsep memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kurikulum, terbukti efektif sebagai solusi fleksibel. Namun, dalam konteks mata kuliah 3 SKS dengan cakupan materi yang luas, efektivitas e-learning sebagai pertemuan tambahan (blended learning) perlu diuji secara sistematis terhadap faktor penerimaan pengguna, dampak akademik, dan kendala implementasi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan sintesis komprehensif untuk mengidentifikasi faktor penentu keberhasilan e-learning pada mata kuliah tersebut. Metode yang digunakan adalah Studi Literatur Sistematis (SLS) atau Systematic Literature Review terhadap 15 artikel jurnal ilmiah relevan, dengan teknik analisis data kualitatif tematik dan sintesis deskriptif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan e-learning efektif karena persepsi manfaat (Perceived Usefulness) yang tinggi dan berkorelasi positif dengan capaian akademik. Kendala utama terletak pada infrastruktur teknis (jaringan) dan kendala pedagogis (penggunaan sistem yang pasif). Keberhasilan sistem sangat ditentukan oleh transisi dari sekadar repositori materi menjadi lingkungan belajar interaktif yang didukung oleh peningkatan kompetensi dosen.
Copyrights © 2025