Transformasi digital di sektor pelayanan publik mendorong instansi pemerintah untuk memaksimalkan sistem pelayanan berbasis website, termasuk pada layanan Dukcapil Tangerang Selatan. Namun, tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem tersebut masih belum sepenuhnya diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan website Dukcapil Tangerang Selatan terhadap kepuasan pengguna menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang pernah menggunakan layanan website Dukcapil. Teknik analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4, dengan variabel penelitian mencakup Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Behavioral Intention, dan User Satisfaction. Proses validasi instrumen meliputi uji reliabilitas, validitas konstruk, serta pengujian signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention, dan Behavioral Intention berpengaruh langsung terhadap kepuasan pengguna. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat merupakan indikator utama dalam meningkatkan kepuasan pengguna website layanan publik. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan rekomendasi bagi instansi pemerintah terkait peningkatan kualitas sistem dan strategi implementasi layanan e-government berbasis website.
Copyrights © 2025