Suku Kajang dinobatkan sebagai komunitas adat yang berhasil mempertahankan kelestarian hutan hujan terbaik di dunia oleh The Washington Post. Selain itu Suku Kajang sampai sekarang masih mempertahankan arsitektur rumah tradisionalnya tanpa ada perubahan dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek keberlanjutan Iwamura pada rumah tradisional Suku Kajang di Desa Tana Towa, Kabupaten Bulukumba, sebagai referensi bagi arsitektur berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah rumah tradisional Suku Kajang memenuhi ketiga prinsip keberlanjutan Iwamura yaitu: 1) aspek low impact terpenuhi pada parameter hemat energi, efektif menggunakan sumber daya, dan usaha meminimalisir sampah, 2) aspek high contact terpenuhi pada parameter harmoni dengan budaya, adanya keragaman hayati dan tersedianya tempat berkumpul, dan 3) aspek health and amenity terpenuhi pada elemen rumah yang sehat dan nyaman bagi penghuninya. Kata Kunci : keberlanjutan, Iwamura, rumah, Suku Kajang
Copyrights © 2025